Pelanggan harus membayar kantong plastik saat berbelanja

konveksit tas murah

Dalam upaya mengurangi limbah plastik, Ketua Asosiasi Pengecer Indonesia (Aprindo) Roy Mandey mengatakan pada hari Kamis bahwa semua peritel modern di 23 kota besar di negara tersebut siap menerapkan kebijakan yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun lalu Semua pengecer di kota-kota ini telah ditargetkan untuk melaksanakan program ini. Kami akan mulai melakukan ini untuk menunjukkan bahwa industri ritel telah membuat komitmen untuk mendukung program pemerintah, dia mengatakan kepada The Jakarta Post pada hari Kamis.

23 kota besar adalah Ambon, Balikpapan, Banda Aceh, Bandung, Banjarmasin, Bekasi, Bogor, Denpasar, Depok, Jakarta, Jayapura, Kendari, Makassar, Medan, Palembang, Papua, Pekanbaru, Semarang, Solo, Surabaya, Tangerang, Tangerang Selatan dan Yogyakarta.

Asosiasi memilih 21 Februari sebagai tanggal untuk memulai kampanye sehingga bertepatan dengan Hari Kesadaran Limbah Nasional. Direktur Jenderal K3 untuk bahan beracun dan pengelolaan limbah yang berbahaya, Tuti Hendrawati Mintarsih, mengatakan bahwa pemerintah belum mengkonfirmasi harga yang akan dibebankan kepada pelanggan untuk kantong belanja plastik. Kementerian tersebut telah mengajukan biaya sebesar Rp 500 per kantong plastik dan menyarankan agar pelanggan mendapatkan kembali Rp 200 jika mengembalikan kantung plastik tersebut ke pengecer. Tapi Tuti mengatakan bahwa, melalui peraturan daerah, pemerintah daerah akan memiliki keputusan akhir mengenai berapa banyak pembeli yang akan dikenakan.

 

Baca Juga : Konveksi Tas PromosiĀ  Yang Membuat Tas Plastik

Dia memperkirakan harganya akan bervariasi antardaerah dan kemungkinan antara Rp 500 dan Rp 5.000. Jadi [harganya] akan fleksibel, tergantung kesepakatan antar daerah dan pengecer itu sendiri,’ Kata Tuti. Aprindo, sementara itu, telah mengajukan biaya Rp 200 untuk setiap kantong plastik. Dengan asumsi harga seperti itu akan terjangkau masyarakat,’ Kata Roy Tapi kami hanya berharap untuk keputusan terbaik. Kita akan menyerahkannya kepada pemerintah daerah [untuk memutuskan

Kementerian menganggap Rp 200 menjadi terlalu rendah dan dengan demikian tidak mungkin untuk mencegah orang menggunakan kantong plastik. Ini masih merupakan masa uji coba, dari bulan Februari sampai Juni, jadi Aprindo tidak perlu khawatir, dia berkata. Walikota Banda Aceh Illiza Sa aduddin Djamal mengatakan pada hari Kamis bahwa pemerintahannya kemungkinan akan menerapkan harga yang wajar. Bisa sekitar Rp 500 [kira], berdasarkan apa yang kementerian tanyakan,’ dia berkata.

Untuk informasi berkaitan tentang fashion khususya tas kunjungi web ini ya http://konveksitasmurah.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *